Lambang STIKES Darussalam Lhokseumawe STIKES Darussalam Lhokseumawe

Profil

Sejarah

Delapan tonggak yang membentuk STIKes Darussalam Lhokseumawe, dari sebuah tekad pada tahun 2000 sampai institusi pendidikan kesehatan hari ini.

  1. 2000

    Latar belakang dan cikal bakal

    Berawal dari visi mulia H. Ahmad Arsyi, seorang guru pengajian Al-Qur’an yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kualitas pendidikan dan kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah Aceh, Yayasan Pendidikan Darussalam Lhokseumawe resmi didirikan pada tahun 2000. Yayasan ini lahir dari tekad kuat untuk menghadirkan institusi pendidikan kesehatan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, berorientasi pada mutu akademik, dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat.

  2. 2004

    Tonggak pendirian dan legalisasi

    Langkah nyata pertama diwujudkan dengan berdirinya Akademi Kebidanan (Akbid) Darussalam Lhokseumawe, yang pada saat itu menjadi satu-satunya akademi kebidanan swasta di Kota Lhokseumawe. Pendirian ini didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 176/D/O/2004 tertanggal 28 Oktober 2004. Pada masa awal, perkuliahan berlangsung dengan fasilitas sederhana di Komplek Mess PJKA, Jl. Sultan Iskandar Muda No. 24 F, Kota Lhokseumawe, yang hanya terdiri dari:

    • 3 ruang kelas
    • 1 ruang administrasi
    • 1 ruang multifungsi yang berfungsi sebagai perpustakaan dan laboratorium dasar kebidanan
  3. 2007

    STIKes Darussalam Lhokseumawe berdiri

    Seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat dan kebutuhan akan pendidikan kesehatan tingkat tinggi, yayasan kembali meraih legitimasi nasional melalui SK Mendiknas RI Nomor 75/D/O/2007 tertanggal 13 Juni 2007. Institusi ini mengawali operasional dengan dua program studi unggulan: S1 Keperawatan dan D.IV Bidan Pendidik, yang saat itu menjadi satu-satunya di wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

  4. 2012

    Ekspansi program studi

    STIKes Darussalam memperoleh mandat pembukaan Program Studi Profesi Ners melalui SK Mendikbud RI Nomor 54/E/O/2012 tertanggal 8 Februari 2012.

  5. 2016

    Akreditasi perdana dan peningkatan mutu

    Program Studi D.IV Bidan Pendidik dan S1 Keperawatan resmi terakreditasi peringkat C berdasarkan Keputusan BAN-PT tertanggal 11 Maret 2016 dan 27 Mei 2016. Pada November 2016, Program Studi S1 Keperawatan dan Ners berhasil meraih akreditasi peringkat B dari LAM-PTKes.

  6. 2018

    Re-akreditasi LAM-PTKes

    Program Studi D.IV Bidan Pendidik meraih akreditasi peringkat B pada September 2018, melanjutkan capaian mutu yang lebih dulu diraih rumpun keperawatan.

  7. 2019

    Transformasi akademik

    Tahun 2019 menjadi tonggak penyesuaian kualifikasi nasional ketika Program Studi D.IV Bidan Pendidik resmi dikonversi menjadi Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (S.Tr.Keb) berdasarkan SK Kemenristekdikti Nomor 696/KPT/I/2019.

  8. Kini

    Komitmen berkelanjutan

    Akademi Kebidanan dan STIKes Darussalam Lhokseumawe tetap konsisten menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan yang berkualitas, penelitian aplikatif, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan civitas akademika, alumni, mitra strategis, serta Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Provinsi Aceh, yayasan berkomitmen terus bertransformasi menghasilkan lulusan yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi dalam pembangunan sektor kesehatan daerah.

Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi mendukung keberlanjutan dan pengembangan kampus di bawah naungan Yayasan Pendidikan Darussalam Lhokseumawe. Langkah ini merupakan wujud nyata kontribusi swasta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mempercepat pembangunan daerah, dan mencetak sumber daya manusia kesehatan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Dari Tekad Kuat, Lahir Karya Nyata.

Darussalam Mengawal Generasi Unggul Bangsa Menuju Persaingan Global